fahmina institute Cirebon

LPM LATAR ISIF Adakan Pelatihan Jurnalistik

Dalam rangka meningkatkan kemampuan mahasiswa Institut Studi Islam Fahmina (ISIF) Cirebon di bidang jurnalistik, Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) LATAR ISIF menyelenggarakan pelatihan Jurnalistik Dasar selama tiga hari,  Minggu s/d Selasa (22-24/11) bertempat di kampus ISIF Jl. Swasembada no. 15 Majasem-Cirebon. Pelatihan diikuti oleh 60 orang peserta berasal dari berbagai perguruan Tinggi, seperti dari ISIF, IAIN Syeh Nurjati-Cirebon, dan Universitas Wiralodra - Indramayu.

Ketua LPM LATAR ISIF, Masitoh, selaku ketua panitia pelatihan, menyebutkan bahwa pelatihan jurnalistik kali ini baru tingkat dasar. Karena itu pada kesempatan lain akan diadakan pelatihan Jurnalistik untuk tingkat berikutnya.

“Ini hanyalah langkah awal, LPM Latar ISIF akan mengadakan pelatihan lanjutan”, jelasnya.

Pelatihan yang difasilitasi oleh dua dosen ISIF yakni ; Nurul Huda SA dan Muhammad Hanafi,MA itu menghadirkan para praktisi media massa sebagai pemateri, antara lain: Mahrus, M. Ag (Dosen ISIF dan STAIN Cirebon), Timbuktu Harthana (Wartawan Kompas), Anto Sulistyanto dan Sin Anas S. (Redaktur Foto dan Redaktur Lay Out Koran Mitra Dialog Cirebon).

Dalam paparannya, Mahrus M.Ag, lebih banyak menguraikan soal sejarah dan kode etik jurnalistik, termasuk awal mula terbentuknya pers mahasiswa pada masa sebelum kemerdekaan.

Sedangkan Timbuktu Harthana, Wartawan Kompas, menyebutkan bahwa jurnalistik bukanlah sekedar menulis dan menyiarkan informasi kepada khalayak. Namun, menurutnya ada nilai-nilai penting yang mesti dijunjung tinggi oleh seorang jurnalis, yakni: kebebasan, kemerdekaan yang bertanggung jawab, kebenaran, kejujuran, dan objektivitas. Selain, jurnalisme tidak pernah lepas pula dari sensitif gender, nilai-nilai keadilan, dan kemanusiaan.

Pada sesi lain, Anto Sulistyanto dan Sin Anas S., Redaktur Foto dan Redaktur Lay Out Koran Mitra Dialog Cirebon masing-masing menjelaskan tentang bagaimana metode pengambilan foto yang baik dan etika pemotretan serta bagaimana teknis lay out media.

Di akhir sesi pelatihan, para peserta terjun langsung ke lapangan untuk praktik liputan berita di lingkungan sekitar kampus ISIF. Praktik reportase itu kemudian dilanjutkan dengan praktik pembuatan media atau buletin sederhana.

Sebagai tindak lanjut dari pelatihan, dalam waktu dekat para peserta pelatihan sepakat akan menerbitkan media kampus sebagai wadah berekspresi bagi mahasiswa ISIF.[] 

 

Add comment


Security code
Refresh

Pemikiran Buya Husein

KH. Husein Muhammad

Hallaj Sufi Rindu Tuhan

Al Hallaj adalah ikon mistikus paling melegenda di jagat raya sufisme. Namanya tak pernah berhenti disebut orang sepanjang masa, dalam nada puja-puji yang memabukkan maupun sumpah serapah dan dendam kesumat yang tak pernah selesai. Cerita tentang orang besar ini sarat dengan beragam mitos dan dongeng-dongeng yang memesona sekaligus merobek-robek nurani.

Resensi Buku

 

Nalar Islam Nusantara

Berdasarkan studi terhadap ormas-ormas Islam di Indonesia dapat diketahui adanya kecenderu...

 

Post-tradisionalisme Islam dan Tradisi NU

Tradisi dalam NU dan pesantren tidak bisa disamakan begitu saja dengan tradisi gerakan Isl...

Feed RSS

feed-image Feed

Add to Google

Statistik

Anggota : 341
Konten : 789
Web Link : 10
Jumlah Kunjungan Konten : 620679

Yang Online

Kami memiliki 75 Tamu online