Jumat, 23 Oktober 2020

Hidup Ini Untuk Apa dan Mau Kemana?

0
Seorang teman karib menemuiku di tempat aku menginap untuk dua malam. "Aku kangen ngobrol dengan "njenengan", seperti dulu kala yang indah", katanya. Kata "seperti...

Do’a Untuk Perempuan Sedunia

0
Wahai Tuhan kami Yang Maha Kasih Kami yang hadir di sini Datang di depan Pintu-Mu Menyampaikan puji, rasa Syukur dan terima kasih Atas segala anugerah-Mu yang melimpah Dan segala...

Musik dan Identitas Budaya

0
Perhelatan blantika musik Nusantara telah mengalami beberapa fase pada masanya, mulai.dari musik etnik hingga musik pop yang kesemuanya telah melewati masa jayanya masing-masing serta...

Perempuan Bergerak Membangun Desa

0
  Minimnya keterlibatan perempuan muda dalam pembangunan di desa menyebabkan banyak anak muda terutama perempuan tidak mendapatkan informasi tentang pembangunan desa Sebagai perempuan muda yang bekerja...

Sertifikasi Ulama, Ustadz, Pendeta dan Disintegrasi Bangsa

0
Baik agama yang ada kasta pendeta maupun yang tidak memiliki kasta pendeta harus diperlakukan sama berdasarkan konten ajaran khotbah-khotbahnya dan tindak-tanduknya, bukan sertifikasi pendetanya Salah...

Membangun Solidaritas Untuk Perdamaian

0
Manusia diciptakan di bumi ini tidak lain adalah untuk saling sayang-menyayangi, mengasihi dan saling tolong menolong (At-Taubah:71). Termasuk manusia diciptakan sebagai perempuan dan laki-laki,...

Tantangan Pemuda Masa Kini

0
Manusia sebagai insan berakal memiliki beberapa fase proses kehidupan, yakni lahir, menjalani kehidupan, lalu mati. (Gesta Bayuadhy, 2015). Pada fase menjalani kehidupan ini, manusia...

LANDASAN BERPIKIR PENTINGNYA KE-ULAMA-AN PEREMPUAN

0
Terminologi ulama di masyarakat selama ini telah bergeser sedemikian rupa pada makna yang sangat maskulin. Awalnya kata ulama secara bahasa adalah bentuk jamak dari...

BELAJAR TOLERANSI DARI KEHIDUPAN SANTRI

0
Gemerlap cahaya obor menghiasi serangkaian acara peringatan hari santri, yang jatuh pada tanggal 22 Oktober kemarin. Tidak melupakan sejarah perjuangan para santri di masa...

JIWA PESANTREN

0
Pada awal kehadirannya, pesantren dimaksudkan sebagai institusi dengan visi profetik (cita-cita kenabian). Cita-cita ini tidak lain adalah cita-cita kemanusiaan. Ia bekerja untuk “memutus mata...