Menengok Polmas di Negeri Bengali

Seakan tak memiliki harapan hidup lagi, itulah kesan awal saya ketika berjumpa dengan kaum perempuan Bangladesh. Tatapan mata mereka kosong. Mereka...

'Uqud al-Lujain Tidak Marjinalkan Perempuan

Mashalih Ar-Ra'iyyah Ed. 6 (2004) Adanya kesan minor terhadap perempuan baik secara pribadi maupun kolektif, terutama karena sebagian nilai-nilai yang diajarkan dari generasi...

Napak Tilas Pemikiran Bapak Pendidikan Nasional: Memajukan Pendidikan Perempuan

Bangsa Indonesia tentu tak akan pernah melupakan Ki Hadjar Dewantara. Tokoh pergerakan nasional dengan gagasan-gagasan dan praktek perjuangan briliyan baik dalam kebudayaan, politik, maupun pendidikan. Menelaah Ki Hadjar secara mendalam...

Gagasan Kyai-Nyai Cirebon Yang Tak Terduga

Mashalih Ar-Ra'iyyah Ed. 2 (2003) Sebagai tindak lanjut dari Workshop Penyusunan Kurikulum Fiqh Demokrasi Bagi Kalangan Pesantren, Fahmina Institute menyelenggarakan Dawroh Pertama Fiqh...

KH. Syathori; Pelopor Hidup Bersama Dalam Keragaman

KH. Syathori adalah gambaran pribadi yang sederhana dan bersahabat dengan siapa saja, terutama masyarakat kalangan bawah. Tanpa...

POLMAS dan Penanganan Trafiking

Polmas atau COP (Community Oriented Policing), sebagai kegiatan perpolisian yang melibatkan masyarakat telah diujiterapkan di beberapa negara seperti USA, Inggris, Kanada, Jepang dan Singapura, serta negara-negara lainnya.Konsep perpolisian masyarakat (Community Policing)...

Menyudahi Ketergantungan Terhadap Modal Global; WASPADAI VIRUS NEO LIBERAL

Memotret Indonesia dari sejak dijajah oleh portugis, Belanda, Jepang hingga usia 58 tahun kemerdekaanya ada satu hal yang tak berubah oleh waktu dan berbagai upaya kebijakan...

Cirebon Usung Shalawat (Untuk) Perempuan

Mashalih Ar-Ra'iyyah Ed. 4 (2004) Dalam sejarah Islam, shalawat hadir sepanjang perjuangan umat dan dahulu hingga sekarang. Namun demikian, shalawat yang beredar masih...

Napak Tilas Pemikiran Bapak Pendidikan Nasional: Memajukan Pendidikan Perempuan

Bangsa Indonesia tentu tak akan pernah melupakan Ki Hadjar Dewantara. Tokoh pergerakan nasional dengan gagasan-gagasan dan praktek perjuangan briliyan baik dalam kebudayaan, politik, maupun pendidikan. Menelaah Ki Hadjar secara mendalam...

Pesantren Kritisi Kebijakan Publik

Mashalih Ar-Ra'iyyah Ed. 5 (2004) Pepatah mengakatakan “ikan busuk selalu dari kepalanya”, begitu juga penyelenggaraan negara yang carut-marut kemungkinan besar disebabkan kebijakan para...

Terpopuler