Abu Al ‘Ala Al Ma’arri: Skeptis dan Nihilis

0
295
Abu Al Ala Al Ma'arri

Oleh: Dr. (HC) KH. Husein Muhammad, Ketua Umum Yayasan Fahmina

Abu al-Ala al-Ma’arri, seperti cendikiawan, matematikawan dan penyair legendaris dari Persia, Omar al-Khayyam, adalah seorang pesimis sekaligus skeptis sepanjang hidupnya. Ia terombang-ambing dalam ketidakpastian dan kecemasan. Ia percaya pada kekuatan akal pikiran di satu saat, tetapi ia tak berdaya dengan akalnya pada saat yang lain.

Ia menolak Tuhan dengan akalnya sekaligus pasrah kepada keputusan Tuhan. Ia sering ingin segera pulang (mati) tetapi pada saat yang lain ia ingin tetap hidup. Ma’arri lebih banyak menderita atau mungkin lebih tepat disebut sebagai seorang Nihilis.

Dalam sebuah puisinya ia mengungkapkan perasaan seperti hidup dalam penjara pada tiga fase dan tanpa harapan keindahan:

Lihatlah, hidupku bagai dalam tiga penjara

Janganlah bertanya mengapa

Mataku tak dapat melihat

Aku selalu berada di dalam rumah

Dan jiwaku terperangkap dalam tubuh yang penuh keburukan

Dalam puisinya yang lain ia mengekspresikan pandangan pesimismenya atas hidup dan kehidupan dunia. Ia menghadapinya dengan gamang :

تأملنا الزمان فما وجدنا الى طيب الحياة به سبيلا

ذر الدنيا إذا لم تحظ منها وكن فيها كثيرا او قليلا

Aku telah merenungkan kehidupan

Aku tak menemukan jalan kehidupan yang menyenangkan

Ayo tinggalkan dunia ini, jika kau tak bahagia

Terimalah ia sedikit atau banyak