Mawar (18 th), Melati (22 th), dan Dahlia (28 th) –bukan nama asli –asal Cirebon, tak pernah membayangkan sebelumnya jika mereka akan menjadi korban perdagangan perempuan. Dengan mudah mereka terbujuk rayu oleh calo yang baru mereka kenal. Tanpa menaruh rasa curiga, ketiga perempuan ini langsung percaya kalau mereka akan dipekerjakan sebagai pelayan sebuah kafe di Lubuk Linggau, Sumatera Selatan.

 

Untuk lebih lengkapnya, silakan click di sini untuk membuka pdf-nya.

Sumber: Blakasuta Ed 14 (2007)