Aku tidak diutus untuk mencaci maki dan mengutuk orang dan berkata kasar. Tetapi aku diutus untuk menjadi rahmat bagi orang lain. (al Hadis)

Ada sebuah fenomena saat ini dimana orang menggunakan Islam untuk mencaci orang lain, merendahkan orang lain, mendiskriminasi orang lain hanya karena berbeda pendapat dengan dirinya.

Cara melakukan perendahan dengan atas nama teks keagamaan islam, menjadi pertanyaan besar bahkan umat islam sendir tidak hanya orang non muslim, apa benar islam mebenarkan hate sepech, cacimaki dan perendahan kepada orang lain??

Suatu ketika sahabat meminta Nabi untuk mendoakan orang-orang yang memusuhi agar celaka. Karena sudah berlaku kasar kepada nabi. Justeru nabi tidak mendoakan dengan celaka meskipun sudah berbeuat buruk nabi mendoakan agara mereka mendapat petunjuk.

Seperti kisah lainya di Taif beliau dilempari batu, ketika ada malaikat ingin membantunya tetapi Nabi menolak dan justeru berdoa; “Ya Allah berilah mereka petunjuk, karena sesungguhnya mereka tidak tahu”.

Para sahabat mempertanyakan tindakan nabi itu, lalu nabi menegaskannya dengan sebuah hadis; “Aku tidak diutus untuk mencaci maki dan mengutuk orang dan berkata kasar. Tetapi aku diutus untuk menjadi rahmat, kasih bagi orang lain.”