Keberaniannya mampu menggugah kesadaran kaumnya, untuk lebih berani bergerak dan memperjuangkan hak-hak perempuan. Padahal diakuinya, tidak ada latar belakang khusus yang menyebabkan dirinya terlibat dengan dunia aktivitas sosial, kecuali pengalamannya menjadi TKW di Hongkong. Dari pengalaman itu, dia terus terdorong memperjuangkan hak-hak perempuan yang senasib dengannya. Yakni, perempuan yang mengalami ketertindasan dan ketidakadilan. Dia adalah Lilis Sri Sukaesih (37), yang kini aktif di Bidang Advokasi dan Hukum Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cirebon. 

 

Untuk lebih lengkapnya, silakan click di sini untuk membuka pdf-nya.

Sumber: Blakasuta Ed 16 (Feb 2009)