Perkuat Hukum dan HAM Kementrian Pakistan Berkunjung ke Fahmina

0
673

Fahmina.or.id, Cirebon. Rombongan AJAR (Asia Justice and Right) Jakarta, beserta staf Kementrian Hukum dan HAM  Negara Pakistan berkunjung ke Fahmina, yang bertempat di Pesantren Kebon Jambu Ciwaringin. Rabu, (3/6/2015). Menurut Dodi,  kunjungan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan belajar bersama dan berbagi pengalaman dalam penegakan hukum dan HAM di Indonesia, sebagai upaya penguatan hukum dan HAM di Negara Pakistan.

 “Saat ini kita sedang menemani para staf Kementrian Hukum dan HAM Pakistan. Mereka datang ke Indonesia untuk berbagi pengalaman juga belajar tentang hukum dan penegakan ham di indonesia. Di sana mereka sedang punya agenda memperkuat hukum dan hamnya mereka mau belajar di sini,” ujar Menejer Program AJAR itu.

Dalam helatannya ke Indonesia, rombongan ini mengikuti pelatihan terkait penegakkan hukum dan HAM selama satu minggu , terhitung 31 Mei – 6 Juni. Kegiatan itu juga di sisi dengan diskusi bersama para tokoh, Kementrian Hukum dan HAM Indonesia,  Komnas Perempuan, serta  mengunjungi beberapa lembaga yang konsen di bidang penegakkan hukum dan HAM.

“Meraka di Indonesia selama satu minggu, mulai 31 Mei – 6 Juni. Selama satu minggu itu,  mereka diskusi dengan banyak pihak, baik  perorangan dengan tokoh  yang memamang bergerak di bidang penegakkan hukum dan ham, juga berkunjung ke beberapa lembaga baik lembaga negara maupun lembaga masyarakat yang mempunyai pengalaman atau  konsen dalam bidang  tersebut,” sambung pendamping rombongan.

Salah satu yang di pilih untuk kunjungan itu adalah Yayasan Fahmina. Yayasan Fahmina dipilih karena yayasan ini berbasis Islam yang cukup konsen menyuarakaan isu gender,  HAM dan demokrasi.

“Fahmina dipilih karena salah satu lembaga berbasis Islam kemudian mempromosikan kesetraaan pluralisme dan penegakkan HAM juga. Jadi menurut kami sepakat dengan teman-temen Pakistan, mungkin jadi hal yang bagus belajar bersama , tentang bagaimana apa yang sudah dilakuakn dan di capai oleh Fahmina,” katanya.

Para peserta  berjumlah 15 orang dari Pakistan yang terdiri dari 13 kementrian Pakistan (Ministry of Law, Justice, and Human Rights Islamabad. Human Rights Department Peshawar. Departement Law & Parliamentary Affairs Department, Government of Balochistan Quetta. Law Department, Government of Sindh), dan 2 lembaga kemasyarakatan di Pakistan (Women in Struggle for Empowerment (WISE) Lahore, Punjab. Society For Empowering Human Resources (SEHER) Quetta). Sedangkan dari AJAR sebanyak 10 0rang. Total rombongan sebanyak 25 orang. Sebelum kembali  ke Jakarta rombongan menyempatkan diri untuk berkunjung ke Pusat batik Tulis Kebon Gedang, Keraton Kesepuhan, dan Pusat Batik Trusmi.