Dari Peluncuran Pengajian Khatulistiwa

0
670

“Beragama Bukan Hanya Soal Ketuhanan”

Sekarang ini kenapa banyak orang beribadah, pengajian dimana-mana, tetapi korupsi makin menjadi, alam makin mengamuk? Kenapa demikian? Untuk itu mari kita memahami ulang bagaimana kita beragama? Bagaimana kita bertauhid? Kita bertauhid, mengesakan Tuhan lalu menjalankan ibadah mahdhah, tetapi kita males, lalu merokok di ruang AC. Itu artinya kita tidak menghormati hukum alam. 

 

Beragama, bertauhid mesti integral, bukan hanya mengesakan Tuhan, tetapi juga menghormati hukum Alam dan hukum sosial serta kemanusiaan. Inilah beragama yang sesungguhnya, bukan hanya soal ketuhanan, tetapi soal perlakuan terhadap alam dan kemanusiaan. Ini diungkapkan oleh DR. Yudian W Asmin dalam Pengajian Khatulistiwa yang diselenggarakan Lakpesdam NU Cirebon di rumah Syarif Utsman Yahya Kempek pada 30 Januari 2008.

Sementara itu Syarif Utsman Yahya, sebagai pembanding menyatakan bahwa sesungguhnya untuk melihat persoalan tidak cukup dilihat dari hukum alam dan sebab akibat, tetapi juga hukum kebetulan. Pemiliki hukum kebetulan dan hukum Alam adalah Allah swt. “Memang manusia bisa berusaha, tetapi Allahlah yang menentukan segalanya. Inilah akidah ahlu sunnah yang diyakini orang-orang peantren”, kata Syarif Utsman.

Pengajian yang diikuti 80 peserta yang terdiri dari santri senior, aktifis kaum muda NU, akademisi dan PCNU kab. Cirebon ini mengambil tema: “Meneguhkan Tauhid Kemanusiaan”. Ali, ketua Lakpesdam Cirebon, menjelaskan bahwa pengajian ini diadakan kerjasama dengan yayasan Khatulistiwa Kempek dengan menghadirkan para pakar dari luar Cirebon di panel dengan tokoh setempat untuk memberi pengajian umum pada para santri senior Cirebon. Ini akan diselenggarakan dua bulan sekali dengan mengambil tema-tema ketauhidan dan dasar-dasar keislaman. Dengan demikian diharapkan, para santri senior dan kiai muda bertambah luas wawasannya, dan tidak terjebak pada pikiran sempit dalam beragama, tambahnya. (AM)