Sabtu, 14 September 2019

Fahmina Institute dan LP Maarif Teken Kerjasama untuk Promosikan Islam Ramah dan Toleran

Baca Juga

Fahmina Institute bekerjasama dengan Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Cirebon untuk mempromosikan Islam inklusif dan toleran bagi kalangan pelajar di Cirebon melalui program Setaman.

Setaman adalah singkatan dari Sekolah Cinta Perdamaian yaitu wadah bagi para remaja dengan rentang usia 16-20 tahun untuk saling mengenal, memahami, dan belajar tentang keberagaman, kebhinekaan, dan perdamaian.

Manajer Departemen Islam-Demokrasi Fahmina Institute, Alifatul Arifiai mengatakan, Setaman akan mempertemukan ramaja-remaja dengan latar belakang yang beragam untuk saling berbagi pengalaman di lingkungannya.

“Kami ingin memberikan kesadaran tentang pentingnya membangun damai dalam lingkungan yang beragam. Mengajak para remaja dan pelajar sebagai penggerak lingkungan yang berani mempromosikan perdamaian”, kata Mbak Alif, panggilan akrabnya.

Sementara itu, Sekretaris LP Maarif, Wahyono menyatakan, diselenggarakannya Setaman ini untuk menebarkan nilai-nilai keberagaman dan meminimalisir radikalisme yang mulai masuk ke ranah dunia pelajar.

“Setaman ini sebagai wujud ideologisasi bagi adik-adik usia rentan terkena virus radikalisme. Sebagai langkah preventif atau pencegahan, maka perlu diberi pemahaman tentang praktik-praktik ajaran yang ada di NU,” ucap Wahyono.

Melalui kerjasama ini Fahmina Institute dan LP Maarif akan saling berkontribusi dalam pelaksanaan program selama sembilan bulan dimulai sejak tanggal 5 April hingga tanggal 31 Desember 2019.

Saat ini, Setaman telah diselenggarakan sebanyak lima kali di lima tempat seperti SMA NU Ciledug, MTs Annasuha Pabedilan, Pondok Pesantren Asshighor, STIT Buntet pesantren dan MA Terpadu Suargi Buana Djati Greged, yang seluruhnya berada di wilayah Kabupaten Cirebon. (ZAIN)

Sumber: Mubaadalahnews.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Quo Vadis Revisi Undang-Undang KPK?

Oleh: KH. Marzuki Wahid MASetelah berhari-hari terlibat pro-kontra soal perlunya revisi UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK, pada...

Dakwah Budaya; Belajar Kepada Para Wali

Oleh: Abdul RosyidiPada saat Syarif Hidayatullah mendarat di Cirebon, pertama kali dia menemui Uwaknya, Pangeran Walangsungsang. Oleh Walangsungsang, Sunan Gunung Jati disarankan untuk tidak...

Enam Alasan Mengapa Presiden Harus Tolak UU KPK Jika Tidak Ingin KPK Mati

Oleh: KH. Marzuki Wahid MASudahkah Anda baca usulan revisi DPR terhadap UU KPK? Sudahkah Anda menemukan jawaban mengapa semua fraksi DPR tergesa-gesa menyetujui revisi...

Jaringan Cirebon untuk Kemanusiaan Desak DPR RI Segera Sahkan RUU P-KS Sebelum Masa Jabatan Berakhir

Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU P-KS) telah masuk dalam Prolegnas sejak 26 Januari 2016. DPR RI juga telah membentuk Panja untuk pembasan RUU...

Manusia Sebagai Makhluk Seksual

Oleh: Dr. Hc. KH. husein MuhammadManusia di samping makhluk berpikir ia juga adalah makhluk biologis-seksual seperti juga binatang. Tuhan memberinya naluri-naluri dan hasrat-hasrat seksual...

Populer

Quo Vadis Revisi Undang-Undang KPK?

Oleh: KH. Marzuki Wahid MASetelah berhari-hari terlibat pro-kontra soal perlunya revisi UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK, pada...

Dakwah Budaya; Belajar Kepada Para Wali

Oleh: Abdul RosyidiPada saat Syarif Hidayatullah mendarat di Cirebon, pertama kali dia menemui Uwaknya, Pangeran Walangsungsang. Oleh Walangsungsang, Sunan...

Enam Alasan Mengapa Presiden Harus Tolak UU KPK Jika Tidak Ingin KPK Mati

Oleh: KH. Marzuki Wahid MASudahkah Anda baca usulan revisi DPR terhadap UU KPK? Sudahkah Anda menemukan jawaban mengapa semua...

Jaringan Cirebon untuk Kemanusiaan Desak DPR RI Segera Sahkan RUU P-KS Sebelum Masa Jabatan Berakhir

Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU P-KS) telah masuk dalam Prolegnas sejak 26 Januari 2016. DPR RI juga telah...

Manusia Sebagai Makhluk Seksual

Oleh: Dr. Hc. KH. husein MuhammadManusia di samping makhluk berpikir ia juga adalah makhluk biologis-seksual seperti juga binatang. Tuhan...

Perjumpaan dan Etika

Oleh: Abdul RosyidiIni masih tentang ‘Ruang Perjumpaan’. Emmanuel Levinas, filsuf kontemporer Perancis percaya bahwa etika bukanlah sesuatu yang abstrak,...

Teori Interdependensi dan Mubadalah

Oleh: Abdul Rosyidi Satu yang paling menarik dan berbeda dari paparan KH Faqihuddin Abdul Kodir saat Bengkel Mubadalah di Malaysia...

Artikel Lainnya