ICW: Berantas Korupsi Harus Masuk ke Politik

0
574

 

22052012191327“Agar negara bisa menjadi negara idaman semua, terwujud harapan semua orang, sudah saatnya orang-orang baik masuk ke tepat kotor tersebut”.

Jakarta – Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi tidak hanya cukup dengan desakan dan aksi yang dilakukan oleh Aktivis dan masyarakat. Saat ini, korupsi harus dilawan dengan masuk ke dalam pemerintahan. 

Hal itu dikatakan oleh Koordinator ICW, Danang Widjoko ketika memberikan testimoni berserta dukungan terhadap Teten Masduki yang akan maju sebagai Calon Wakil Gubenur (cawagub) Jawa Barat mendampingi Rieke Diah Pitaloka di Jakarta, Rabu (6/2).

“Beberapa waktu lalu saya sempat berbicara dengan Joko Widodo. Dia bilang pemberantasan korupsi lebih efektif dari dalam. Itu akan mempercepat pemberantasan korupsi,” kata Danang.

Menurut Danang, gerakan antikorupsi yang dilakukan sejumlah LSM antikorupsi belum mampu memberikan efek siginfikan. Karena korupsi terus-menerus terjadi. Perlu ada diversifikasi. Dalam gerakan antikorupsi, yang salah satunya adalah dengan masuk ke dalam pemerintahan.

Danang mengatakan, yang tengah dilakukan oleh Teten tersebut adalah diversifikasi gerakan pemberantasan korupsi. Maka dari itu, langkah Teten, kata Danang harus mendapatkan dukungan.

Aktivis HAM, Usman Hamid mengatakan hal sama. Menurutnya cara paling efektif saat ini untuk memberantas korupsi adalah dengan masuk ke pusat korupsi itu terjadi.

“Masuklah ke dalam politik,” kata Usman di acara yang sama.

Masuk ke politik, kata Usman tidak serta merta berarti masuk ke dalam partai. Bisa juga seperti yang dilakukan Teten, yaitu tidak masuk partai namun berkolaborasi dengan partai politik untuk bisa masuk ke pemerintahan.

Mantan Panglima TNI, Endriarto Sutarto mengatakan mustahil membersihkan tempat yang kotor tanpa masuk ke tempat tersebut. Efek yang disebabkan tidak akan terlalu signifikan.

“Agar negara bisa menjadi negara idaman semua, terwujud harapan semua orang, sudah saatnya orang-orang baik masuk ke tepat kotor tersebut,” kata Endriarto.

Menurut Endriarto, langkah Teten terjun ke politik harus didukung agar bisa melakukan pembersihan di dalam pemerintahan.

Hari ini sejumlah tokoh yang juga sahabat Teten menyampaikan dukungan menjelang Pilkada Jawa Barat pada 24 Februari mendatang.  Mereka adalah mantan ketua KPK Erry Ryana H, Koordinator ICW Danang Widjoko, Usman Hamid, Endriarto Sutanto, Li Chen Wei dan Komarudddin  Hidayat.

(Penulis: Rizky Amelia/TK/TK/sumber: http://www.beritasatu.com/politik/95424-icw-berantas-korupsi-harus-masuk-ke-politik.html)