PELITA CIREBON, ADAKAN PERTEMUAN BULANAN

0
758

Pemuda Lintas Iman (PELITA) kembali mengadakan pertemuan rutin bulanan, bertempat di Gereja Kristen Pasundan (GKP) di Jl Yos Sudarso Kota Cirebon, Rabu, (19/06).

Majelis Gereja Kristen Pasundan, Stevie Manduapessy menjelaskan mengenai kehadiran GKP di Cirebon pada tahun 1864, yang dalam perkembangannya memiliki 2 pos kebaktian, yaitu PK Panguragan Lor dan PK Kancana Girang, dimana pada September nanti akan merayakan Sinode (konsili/pertemuan) yang ke 149. “Sejak 1864, tempat ini difungsikan sebagai Gereja Pasundan, dimana pertengahan September nanti, akan mengadakan Sinode ke-149 untuk merayakannya,” tutur Stevie. Bangunan yang dijadikan tempat peribadatan umat Protestan ini, merupakan bangunan cagar budaya eks Belanda, yang didirikan pada tahun 1778 dengan menggunakan Kayu Jati.

“Gereja ini merupakan bangunan eks Belanda. Kalaupun dipugar kami mempertahankan Kayu Jatinya yang masih bagus, sehingga tetap seperti aslinya” ungkapnya. Sedikit berbeda dengan bulan sebelumnya, kegiatan PELITA kali ini, diikuti oleh Gloria Wilhelmina, mahasiswi tingkat akhir yang sedang meneliti PELITA. Mahasiswi dari The London School of Public Relations-Jakarta ini, melakukan penelitian untuk mengetahui gerakan PELITA dalam berinteraksi dengan masyarakat yang berbeda agama.

“Saya kesini, bertujuan untuk mengetahui lebih dalam tentang Pluralisme Agama yang dibangun dan dikembangkan PELITA di Cirebon terutama dalam menjalin kerukunan antar umat beragama” papar Gloria di tengah pertemuan. [Diaz]