Minggu, 15 September 2019

Mengokohkan Tali Kemanusiaan Melalui Silaturahim

Baca Juga

Cirebon, Fahmina.or.id.- Pemilu tahun 2019 menyisakan konflik antara kedua pendukung calon presiden dan wakil presiden hal ini disebabkan paparan berita hoax dan profokasi melalu media sosial. Diskriminasi dapat terjadi karena perbedaan pilihan, pendapat, dan ideologi. Adanya rasa dirinya yang paling benar dan menganggap orang lain salah.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon Iing Daiman dalam diskusi publik yang digelar Jaringan Cirebon untuk Kenamusiaan, pada Selasa 25 Juni 2019 lalu.

“Banyak berita yang tersebar di internet tentang pemilu untuk memecah belah antar pendukung calon nomor satu dan dua,” katanya.

“Maka dari itu, dihimbau kepada teman-teman semua agar bijak dalam pemakaian sosial media, dan tidak asal, tidak memprovokasi hal yang tidak jelas kebenarannya,” sambungnya.

Sementara narasumber lain M. Ma’shum Al-Mustawa menyoroti persoalan lain yang dapat merusak bangsa ini selain penyalahgunaan media sosial yaitu narkotika. Penyalahgunaaan Narkotika dapat merenggut produktifitas anak bangsa dalam berkarya.

“Indonesia pada saat ini tidak akan terkalahkan oleh negara-negara manapun, akan tetapi Indonesia bisa hancur dengan cepat oleh karena media sosial dan narkotika,” kata Tokoh Agama asal Cirebon itu.

Momentum silaturahim ini dijadikan ajang penyadaran bersama untuk mengokohkan tali kemanusiaan antar anakbangsa agar tidak mudah pecah dengan profokasi dan terpapar narkotika.

“Pesta demokrasi sudah usai. Intinya kita harus move on. Harus kembali membangun semangat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini,” tukas Iing Daiman. (Joel/Yohan).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Quo Vadis Revisi Undang-Undang KPK?

Oleh: KH. Marzuki Wahid MASetelah berhari-hari terlibat pro-kontra soal perlunya revisi UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK, pada...

Dakwah Budaya; Belajar Kepada Para Wali

Oleh: Abdul RosyidiPada saat Syarif Hidayatullah mendarat di Cirebon, pertama kali dia menemui Uwaknya, Pangeran Walangsungsang. Oleh Walangsungsang, Sunan Gunung Jati disarankan untuk tidak...

Enam Alasan Mengapa Presiden Harus Tolak UU KPK Jika Tidak Ingin KPK Mati

Oleh: KH. Marzuki Wahid MASudahkah Anda baca usulan revisi DPR terhadap UU KPK? Sudahkah Anda menemukan jawaban mengapa semua fraksi DPR tergesa-gesa menyetujui revisi...

Jaringan Cirebon untuk Kemanusiaan Desak DPR RI Segera Sahkan RUU P-KS Sebelum Masa Jabatan Berakhir

Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU P-KS) telah masuk dalam Prolegnas sejak 26 Januari 2016. DPR RI juga telah membentuk Panja untuk pembasan RUU...

Manusia Sebagai Makhluk Seksual

Oleh: Dr. Hc. KH. husein MuhammadManusia di samping makhluk berpikir ia juga adalah makhluk biologis-seksual seperti juga binatang. Tuhan memberinya naluri-naluri dan hasrat-hasrat seksual...

Populer

Quo Vadis Revisi Undang-Undang KPK?

Oleh: KH. Marzuki Wahid MASetelah berhari-hari terlibat pro-kontra soal perlunya revisi UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK, pada...

Dakwah Budaya; Belajar Kepada Para Wali

Oleh: Abdul RosyidiPada saat Syarif Hidayatullah mendarat di Cirebon, pertama kali dia menemui Uwaknya, Pangeran Walangsungsang. Oleh Walangsungsang, Sunan...

Enam Alasan Mengapa Presiden Harus Tolak UU KPK Jika Tidak Ingin KPK Mati

Oleh: KH. Marzuki Wahid MASudahkah Anda baca usulan revisi DPR terhadap UU KPK? Sudahkah Anda menemukan jawaban mengapa semua...

Jaringan Cirebon untuk Kemanusiaan Desak DPR RI Segera Sahkan RUU P-KS Sebelum Masa Jabatan Berakhir

Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU P-KS) telah masuk dalam Prolegnas sejak 26 Januari 2016. DPR RI juga telah...

Manusia Sebagai Makhluk Seksual

Oleh: Dr. Hc. KH. husein MuhammadManusia di samping makhluk berpikir ia juga adalah makhluk biologis-seksual seperti juga binatang. Tuhan...

Perjumpaan dan Etika

Oleh: Abdul RosyidiIni masih tentang ‘Ruang Perjumpaan’. Emmanuel Levinas, filsuf kontemporer Perancis percaya bahwa etika bukanlah sesuatu yang abstrak,...

Teori Interdependensi dan Mubadalah

Oleh: Abdul Rosyidi Satu yang paling menarik dan berbeda dari paparan KH Faqihuddin Abdul Kodir saat Bengkel Mubadalah di Malaysia...

Artikel Lainnya