KBNU Kota Cimahi Mengebat Silaturahim Untuk Menguatkan Kerukunan

0
877

Fahmina.or.id, Majasem. Dalam rangka ikut serta membangun kerukunan umat beragama dan menciptakan suasna inklusif di kota Cimahi, Keluarga Besar Nahdlatul Ulama (KBNU) Kota Cimahi melakukan beberapa upaya, salah satunya dengan silaturahim bagaimana memulai dan merumuskan perjuangannya. Diantaranya melakukan kunjungan ke beberapa tokoh muslim, pesantren dan lembaga  di Jawa Barat yang konsen pada isu-isu kemanusiaan dan keberagaman

Seperti silaturrahim dengan pengasuh pesantren Dar At tauhid Arjawinangun KH. Husein Muhammad di Kantor Yayasan Fahmina Kota Cirebon, pada hari Sabtu (13/2) kemarin.

Menurut Ketua PCNU Kota Cimahi KH. Jang Asdullah, pihaknya mengatakan walaupun konflik keagamaan di kotanya tidak begitu kentara namun upaya pencegahan harus tetap dilakukan.

“Ada riak-riak kecil terja di Cimahi, namun  kebanyakan sumbernya dari luar Cimahi. Tim peduli ini sengaja belajar untuk menguatkan konsep dan teori bertujuan mempertahankan kerukunan dan keharmonisan yang lebih baik di Cimahi,” terangnya.

Sementara itu KH. Husein Muhammad menyambut dengan hangat kedatangan KBNU Kota Cimahi di Cirebon. ia mengingatkan bahwa perjuangan untuk menegakkan keadilan dan kemanusiaan tidaklah mudah perlu adanya strategi yang mampu memberikan nilai positif serta diterima dengan baik di masyarakat salah satunya adalah penguatan terhadap jaringan Islam kultural pesantren

“Banyak sekali rintangan yang akan menghalangi kerja-kerja kemanusiaan , termasuk menjamin kehidupan yang toleran untuk kerukunan umat beragama. Terutama dengan menguatkan jaringan-jaringan kultural yang ada seperti di pesantren,” ujar kiai yang juga ketua Yayasan Fahmina.

Pertemuan yang bertajuk Kunjungan Belajar Inklusi dihadiri oleh beberapa lembaga banon Nu diantaranya PC Lakpesdam NU Kota Cimahi beserta Pengurus PCNU Kota Cimahi, PC Muslimat, IPNU Kota Cimahi. beserta Gradasi (Gerakan Pemuda Inklusi Cimahi), Staf Yayasan dan lembaga Fahmina dan Pelita Perdamaian Cirebon.

“Saya kira pertemuan ini juga selain ajang silaturrahim juga penghubung untuk memperkuat jejaring antara Cimahi dan Cirebon kedepan dalam isu-isu kemanusian dan keberagaman,” tukas Kiai jang Asdullah. (ZA)