Jumat, 13 September 2019

JINGGA Media Gelar Bedah Buku Kepada Indonesiaku

Baca Juga

Fahmina.or.id, Cirebon.

Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda komunitas JINGGA Media bekerjasama dengan Fahmina Institute membedah sekaligus peluncuran pertama buku berjudul “Kepada Indonesiaku.”  Buku yang memuat sebanyak 25 naskah surat yang ditulis oleh pelajar SMP dan SMA dari berbagai provinsi di Tanah Air ini, mengawali pelatihan lanjutan HAM dan Kewarganegaraan untuk Pemuda, di Hotel Bentani, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Rabu (28/10)

Direktur Riset dan Publikasi JINGGA Media, Sobih Adnan mengatakan naskah surat para pelajar yang dibukukan merupakan hasil seleksi dari sebanyak 237 surat yang masuk ke dalam kepanitiaan Lomba Menulis Surat “Kepada: Indonesiaku” yang dihelat pada tanggal 1 sampai 17 Agustus lalu.

“Kita pilih surat yang menarik berdasarkan topik yang diangkat, struktur surat, serta keaslian naskah. Kami tak menduga, para pelajar begitu antusias dan tampak cerdas dalam mengangkat isu-isu kebangsaan,” kata dia.

Sementara Direktur Fahmina Institute, Rosidin menganggap bahwa buku Kepada Indonesiaku merupakan ruang kebebasan bagi para remaja untuk  turut menyumbangkan pemikiran dan gagasannya terhadap masa depan bangsa.

“Tulisan-tulisan ini sangat tulus dalam mengangkat persoalan-persoalan yang ada. Kita patut mengapresasinya sebagai mimbar baru dalam menyampaikan pendapat dan gagasan demi kemajuan bangsa,” ujarnya.

Menurut Kasubbid Kesehatan Anak dan Remaja BPPKB Kabupaten Cirebon Leny Kurniawati Sutisna, buku ini merupakan suara remaja dan anak-anak yang selama ini kurang terdengar. Dengan membaca buku ini juga, bisa melihat bagaimana pedulinya anak-anak dan remaja terhadap perkembangan Indonesia.

“Buku ini seperti memberikan ruang bicara bagi para anak-anak di Indonesia,” ujar Leny.

Senada dengana itu, Alifatul Arfiaty selaku manager program Ready (Respect and Dialogue) menyampaiakan, kegiatan ini sengaja dilakukan dalam pertemuan lanjutan pelatihan HAM dan Kewarganegaraan untuk pemuda, sebagai pemacu semangat para peserta untuk menulis.

“sengaja bedah buku ini dilakasanakan berberengan dengan pelatihan, agara teman-teman dapat ikut tergerak menuliskan setiap ide dan gagasannya terutama apa yang sudah dan akan di dapat dalam pelatihan ini,” ujar Alif. (ZA)

 

 

Berita sebelumyaASYURA
Berita berikutnyaMembendung Akar Radikalisme Kaum Muda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Quo Vadis Revisi Undang-Undang KPK?

Oleh: KH. Marzuki Wahid MASetelah berhari-hari terlibat pro-kontra soal perlunya revisi UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK, pada...

Dakwah Budaya; Belajar Kepada Para Wali

Oleh: Abdul RosyidiPada saat Syarif Hidayatullah mendarat di Cirebon, pertama kali dia menemui Uwaknya, Pangeran Walangsungsang. Oleh Walangsungsang, Sunan Gunung Jati disarankan untuk tidak...

Enam Alasan Mengapa Presiden Harus Tolak UU KPK Jika Tidak Ingin KPK Mati

Oleh: KH. Marzuki Wahid MASudahkah Anda baca usulan revisi DPR terhadap UU KPK? Sudahkah Anda menemukan jawaban mengapa semua fraksi DPR tergesa-gesa menyetujui revisi...

Jaringan Cirebon untuk Kemanusiaan Desak DPR RI Segera Sahkan RUU P-KS Sebelum Masa Jabatan Berakhir

Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU P-KS) telah masuk dalam Prolegnas sejak 26 Januari 2016. DPR RI juga telah membentuk Panja untuk pembasan RUU...

Manusia Sebagai Makhluk Seksual

Oleh: Dr. Hc. KH. husein MuhammadManusia di samping makhluk berpikir ia juga adalah makhluk biologis-seksual seperti juga binatang. Tuhan memberinya naluri-naluri dan hasrat-hasrat seksual...

Populer

Quo Vadis Revisi Undang-Undang KPK?

Oleh: KH. Marzuki Wahid MASetelah berhari-hari terlibat pro-kontra soal perlunya revisi UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK, pada...

Dakwah Budaya; Belajar Kepada Para Wali

Oleh: Abdul RosyidiPada saat Syarif Hidayatullah mendarat di Cirebon, pertama kali dia menemui Uwaknya, Pangeran Walangsungsang. Oleh Walangsungsang, Sunan...

Enam Alasan Mengapa Presiden Harus Tolak UU KPK Jika Tidak Ingin KPK Mati

Oleh: KH. Marzuki Wahid MASudahkah Anda baca usulan revisi DPR terhadap UU KPK? Sudahkah Anda menemukan jawaban mengapa semua...

Jaringan Cirebon untuk Kemanusiaan Desak DPR RI Segera Sahkan RUU P-KS Sebelum Masa Jabatan Berakhir

Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU P-KS) telah masuk dalam Prolegnas sejak 26 Januari 2016. DPR RI juga telah...

Manusia Sebagai Makhluk Seksual

Oleh: Dr. Hc. KH. husein MuhammadManusia di samping makhluk berpikir ia juga adalah makhluk biologis-seksual seperti juga binatang. Tuhan...

Perjumpaan dan Etika

Oleh: Abdul RosyidiIni masih tentang ‘Ruang Perjumpaan’. Emmanuel Levinas, filsuf kontemporer Perancis percaya bahwa etika bukanlah sesuatu yang abstrak,...

Teori Interdependensi dan Mubadalah

Oleh: Abdul Rosyidi Satu yang paling menarik dan berbeda dari paparan KH Faqihuddin Abdul Kodir saat Bengkel Mubadalah di Malaysia...

Artikel Lainnya